Tabir Investigasi

Mengabdi untuk Negeri

Kades Pusakamulya Purwakarta Hj.Nunung Rahayu,Di Duga Mepropokasi Karang Taruna Untuk Meng Intimidasi Awak Media

2 min read
Spread the love

 

TABIRINVESTIGASI.com
Purwakarta-Di duga tidak mau di konfirmasi Kades Pusakamulya Nj.Nunung Rahayu Mempropokasi Karangtaruna setempat untuk meng intimidasi para Awak Media yang sedang bertugas,bahkan ada salah satu Oknum karangtaruna tersebut membawa Sajam (Senjata tajam)

Kejadian bermula ketika empat orang Awak Media/Wartawan dari berbagai Media yang sedang bertugas ingin mengkonfirmasi ataupun mengklarifikasi ke Kantor Desa Pusakamulya Kabupaten Purwakarta terkait pembangunan Tempat Pengelolaan Sampah Reduce,Reuse,Recycle (TPS3R) yang berada di Desa Pusakamulya,Kecamatan Kiara Pedes,Kabupaten Purwakarta,yang di Duga Ketua Swadaya Masyarakat (KSM) dari kegiatan tersebut adalah suami dari Ibu Kades Pusakamulya sendiri Senin (13/06/2022)

Setelah di pertanyakan langsung kepada Kepala Desa Pusakamulya terkait kegiatan TPS3R Hj.Nunung Rahayu membenarkan bahwa Suaminya menjadi KSM kegiatan tersebut dan itu pun di pilih oleh karang taruna,karena tidak ada orang yang mau untuk menjadi Ketua kelompok kegiatan tersebut,

Hj.Nunung seperti tidak terima dengan pertanyaan-pertanyaan para Awak media,dan langsung menelpon seseorang untuk mengumpulkan KarangTaruna Desa.

Tidak lama kemudian kurang lebih 15 orang karang taruna mendatangi kantor Desa tersebut,dan langsung menghampiri Awak Media yang berada di dalam kantor Desa,salah satu Oknum karang taruna yang di duga bernama Rudi membawa Sajam berjenis golok ,tidak tau motif dan tujuannya apa,yang jelas kami dari Awak media yang kebetulan ada di tempat kejadian merasa tidak nyaman dan merasa di intimidasi dengan berdatangannya karang taruna,apalagi salah satu Oknum Karang Taruna yang membawa Sajam.

Bahkan salah satu dari Awak Media yang Bernama Edi langsung menanyakan maksud dan tujuan ke oknum tersebut perihal dirinya membawa Sajam masuk ke Kantor Desa dan langsung di jawab oleh oknum tersebut dengan alasan baru pulang kerja.

Apapun alasan nya barang siapa membawa senjata tajam atau pun membawa senjata api apalagi berniat untuk melukai seseorang dan untuk menakut-nakuti seseorang bisa di jerat Undang-undang Darurat dan sudah tertuang di Undang-undang darurat No 12 tahun 1951 menyebutkan seseorang yang membawa Senjata Tajam di kategorikan sebagai bentuk tindak pidana apabila tidak di pergunakan sesuai dengan peruntukannya.
(Joko/Team)

Enter the text or HTML code here

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *