Tabir Investigasi

Mengabdi untuk Negeri

Duka Petani Bangkalan Di Tengah Pandemi covid 19 Awal Tahun 2022

2 min read
Spread the love

 

Bangkalan, tabir investigasi.com.
Di awal tahun 2022 sebagian petani di pelosok desa kabupaten bangkalan, mengalami penurunan 80% hasil panen padi hari Minggu 23-01-2022 dari musim panen padi tahun sebelum nya, Bahkan sebagian ada juga petani yang bakal gagal panen, khusus nya dusun Bicabbih desa Bangpendah, kabupaten Bangkalan, madura.(selasa-25-01- 2022).

Selain petani di desa tertinggal kabupaten bangkalan mengeluh dan penuh harap kepada dinas terkait, untuk lebih serius turun lapangan memberikan sosialisasi, penyuluhan,bimbingan, serta berikan bantuan di bidang kebutuhan para petani secara tepat sasaran, demi untuk mencapai dan mewujudkan petani Bangkalan sejahtera.

“Saya asli putra daerah Bangkalan, saya asli anak petani desa, hasil panen tahun 2022 ini sangat buruk, menurun drastis, turun 80% dari tahun sebelum nya, kalau seperti ini hasil panen padi, mau makan apa keluarga kita, sementara kita di desa tidak punya penghasilan tetap tiap hari, untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari hari, yang kita tunggu adalah hasil tani, warga di desa mayoritas bertani, kalau sudah seperti ini mau gimana lagi, siapa lagi yang peduli sama para petani sementara dari dinas terkait tak pernah turun langsung ke lapangan”. ungkap lut petani pelosok desa tertinggal di kabupaten Bangkalan.

Lanjut”. Seperti apa ke seriusan dinas terkait untuk membuat semua petani Bangkalan sejahtera pada tahun 2022 ini, apakah karena covid 19 ini para petani harus lebih menderita selain dengan hasil panen yang tidak bisa mencukupi kebutuhan pangan bagi para petani sendiri”.pungkas nya.

Menurut petani yang lain musim panen padi tahun 2022 ini, Banyak tanaman padi yang rusak , tidak mungkin bisa mencukupi kebutuhan pangan keluarga nya, tidak terpikirkan Bagaimana cara nya dinas terkait dengan anggaran yang ada untuk benar benar mampu mensejahterakan para petani Bangkalan.

“hanya duduk manis yang dia cari, bukan untuk kesejahteraan rakyat, rakyatnya lapar gak tau, yang penting kantong sendiri gak kosong” keluh petani desa .

Terpisah kepala dinas pertanian tanaman pangan, holtikultura dan perkebunan (Dispertapahorbun), kabupaten Bangkalan. Ir Puguh Santoso MM.A. menanggapi keluhan dari petani pelosok desa tertinggal kabupaten Bangkalan, Bias tanpa memberikan solusi untuk para petani Di Bangkalan agar para petani bisa mendapat kan hasil panen melimpah bisa mencukupi kebutuhan pangan para petani miskin di seluruh desa kabupaten Bangkalan.

“Sepertinya kena serangan hama mas”. Singkat puguh sapaan akrab kepala dinas dispertapahorbun Bangkalan.

Reporter:(Lutfi).

Enter the text or HTML code here

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *